Kupang, mutiara-timur.com || SEJUMLAH Tokoh dan Masyarakat NTT Diaspora Jabodetabek Dukung Penuh Melki Laka Lena dan Jhoni Asadoma Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2024-2029.
Semangat dukungan ini terlihat dari adanya dialog bersama Melki Laka Lena di hotel Tavia Cempaka Putih Jakarta pada Senin,(28/10/24) dengan tema, 'Mari Sama - Sama Bangun NTT.'
Acara dialog diaspora NTT Jabodetabek yang dipandu oleh MC, Didi Nong Say seorang pengamat Sosial dan Politik ini terkesan sangat menarik karena semua peserta yang hadir memberikan respon dukungan penuh Melki Laka Lena dan Jhoni Asadoma sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang pantas menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur lima tahun ke depan. Karena itu masyarakat NTT diharapkan menjatuhkan pilihan pada paket nomor 2 Melki-Johni.
Berikut beberapa pandangan sejumlah tokoh dan masyarakat NTT Diaspora Jabodetabek sebagai dukungan dan dorong masyarakat NTT memilih dan memenangkan Melki-Johni pada Pilkada tanggal 27 November 2024.
Esthon Foenay, Fraksi Gerindra: Anggota DPR RI Dapil NTT pada kesempatan pertama dalam dialog tersebut mengungkapkan, tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT adalah Putra/I terbaik NTT.
Esthon, Anggota DPR Komisi II ini juga menegaskan dengan lantang bahwa resonansi politik dari Diaspora NTT untuk mendukung Melki Laka Lena juga memberikan motivasi politik kepada masyarkat NTT untuk turut mendukung Melki Laka Lena.
Esthon bertutur dalam dialeg khas NTT : “bae sonde bae, Pak Melki dan Pak Johni lebe bae," ungkap mantan wakil Gubernur NTT ini. Esthon pada kesempatan ini berpesan tetap merangkul persaudaraan dalam Tuhan walaupun dinamika berkompetisi dalam politik.
Dr. Umbu Rudi Kabunang anggota DPR RI partai Golkar memberikan pandangan dan motivasi agar seluruh masyarakat NTT dapat terus ikut serta mengembangkan NTT dan menyampaikan ide serta gagasan melalui suara perwakilan.
"Melki-Johni memiliki 60% kursi politik dalam satu koalisi di NTT. Ikatan kebersatuan koalisi yang mendukung Melki memudahkan Melki untuk mengeksekusi program-prorgam kerja nantinya," tuturnya.
Silvester Matutina menegaskan, bahwa agar NTT maju,sejahtera, maka NTT membutuhkan pemimpin yang baru, bukan pemimpin yang mencuri. Ia juga menyatakan dukungan kepada Melki Laka Lena dan Johni Asadoma, karena mempunyai visi misi yang hebat.
"Jangan sampai NTT kembali terpuruk, NTT harus lebih maju dengan adanya pemimpin yang baru, bukan pemimpin seorang pencuri, " sebut Silvester Matutina.
Silvester juga siap membantu turun ke NTT bersama mantan presiden RI ke 7, Joko Widodo untuk memenangkan paket Melki-Jhoni.
Kombes Pol (Purn) Alfons Loemau
pada dialog ini juga memberikan dukungan kepada pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Melki-Johni dan jika terpilih diharapkan untuk mengembangkan program dengan memanfaatan air tawar sebagai bendungan, dan memberikan pelatihan untuk perawat-perawat di unit kesehatan agar lebih memajukan kesehatan NTT bukan mengambil perawat dari luar daerah.
Mohammad Hanafi Ketua Yayasan Saint Marry - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen.
Muhammad Hanafi seorang akademisi sekalgus pengusaha dari NTT mengutarakan mendukung program-program Melki.
Jika akan terpilih sebagai pemimpin harus bisa memajukan NTT untuk kedepannya. Hanafi lebih menegaskan pada motivasi kepada Melki untuk mengkapitalisasi pada kampus-kampus di NTT terutama Ledalero untuk aspek SDM dalam hal sumbangish pemikiran.
Ardy Mbalembout Perwakilan Diaspora NTT Jabodetabek juga ikut mendukung acara tersebut ia mengatakan pihaknya akan terus menjalin komunikasi ke simpul - simpul masyarakat yang ada di NTT untuk mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Melki-Johni.
“Kami melihat Pak Melki sebagai sosok yang tepat memimpin NTT ke depan. Beliau memiliki akses dan jaringan yang luas, baik di lingkup swasta maupun pemerintahan, terutama di Jakarta. Hal ini sangat penting bagi NTT untuk dapat menarik investasi dan membangun kolaborasi yang lebih luas,” ujar Adry Mbalembout.
Diaspora NTT Jabodetabek menilai, dari tiga calon Gubernur NTT yang ada, semuanya memiliki kualitas yang baik. Namun, saat ini NTT membutuhkan pemimpin yang memiliki akses dan jaringan yang kuat untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Nama Pak Melki bahkan disebut langsung oleh Presiden Prabowo sebagai calon Gubernur NTT. Ini menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan oleh Presiden terhadap beliau. Bagi kami, ini adalah penugasan langsung dari Presiden untuk membangun NTT,” tambah Adry.
Marsel Ado Wawo Tokoh Pemuda/Pengacara Diaspora NTT Jabodetabek turut mengajak seluruh Diaspora NTT di seluruh Indonesia untuk bersama-sama mendukung Melki Lakalena dalam membangun NTT yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami yakin, dengan dukungan yang kuat dari seluruh pihak, termasuk Diaspora NTT, Melki Lakalena akan mampu membawa NTT menuju masa depan yang lebih maju,” imbuh Marsel.
Sebagai dukungan untuk Melki , ia kembali mengungkapkan bahwa Pemerintahan jangan sampai diintervensi oleh politik hitam, tetapi jadilah pemerintah yang tidak bisa di intervensi oleh siapapun kecuali oleh rakyat.
"Dimana yang sesuai dengan visi misi impian dan harapan rakyat terutama untuk kemajuan Provinsi NTT kedepannya," ucapnya.
Marsel menambahkan banyaknya koalisi tentu banyak pula dukungan politik di DPR dan kekuatan partai politik untuk menggolkan program di NTT, ketimbang 1 atau 2, sehingga terbangun jaringan di eksekutif yang dibidangi oleh para menteri dari partai koalisi.
Salah satu warga Diaspora berpendapat tentang program melky terkait lahan pertanian kering di NTT dapat lebih dimanfaatkan dengan menggunakan teknologi yang hemat air, mengingat adanya keterbatasan air tanah di NTT. Permainan harga, hasil panen pertanian dan perkebunan agar diperhatikan untuk kemajuan petani NTT. Warga NTT yang saat ini berada diluar daerah bisa kembali dan dapat membangun NTT. Pemerintahan daerah bisa menjadi agent perubahan dan bersinergi dengan masyarakat seluruh masyarakant NTT
Donkers Mayorga Ketua forum Komunikasi Masyarakan (FKM) Flobamora menyebutkan tentang penggunaan LPG Oplosan dari 3 kg menjadi 12 kg dan pemerintah harus lebih memperbanyak sekolah-sekolah di bidang IT terutama di NTT, mengingat kemajuan teknologi saat ini di semua bidang membutuhkan seorang IT.
Lynce Mbalur adalah seorang srikandi dan aktivis di berbagai organisasi dari NTT dan Indonesia Timur yang menyoroti tentang Human trafficking dan TPPO agar lebih diperhatikan untuk menghindari warga Indonesia Timur terutama NTT. Hal tersebut untuk menghindari semakin banyaknya korban ataupun tuduhan yang langsung ditujukan warga NTT sebagai pelaku kejahatan tersebut.
Marsel Muja, Tokoh Diaspora, juga memberikan testimoni bahwa Melki adalah sosok yang luwes dalam berkomunikasi. Menurutnya, Melki selalu fast respon Ketika ada yang menghubunginya melalui whatsapp. Baginya, Melki tidak ekslusif terhadap rakyat dan terbuka dan mau diajak untuk berdiskusi.
Melki Menanggapi semua masukan ide dan gagasan dari tokoh diaspora NTT : menjawab impian bersama untuk membangun NTT dengan lebih baik lagi.
Honing Sanny mantan anggota DPR RI tampil sebagai moderator dalam acara Dialog berpandangan Gubernur adalah perwakilan atau perpanjangan tangan pemerintah pusat di provinsi, dengan kondisi NTT sekarang butuh orang terbaik yang siap untuk mengurus NTT.
"Berilah kesempatan pada Pak Melki untuk memperbaiki NTT seperti stunting dan kemiskinan masih banyak, saya percaya you can do it better," kata Honing Sanny.
Honing Sanny juga menyampaikan, bahwa
dukungan Diaspora NTT Jabodetabek untuk Melki Lakalena didasari oleh beberapa faktor, antara lain:
Pertama, Akses dan Jaringan yang Luas: Melki Lakalena memiliki akses dan jaringan yang luas di berbagai sektor, baik di pemerintahan maupun swasta. Hal ini akan memudahkan beliau dalam menarik investasi dan membangun kolaborasi yang lebih luas untuk pembangunan NTT.
Kedua, Dukungan Koalisi yang Kuat: Dukungan dari berbagai partai politik dalam koalisi yang mendukung Melki Lakalena menunjukkan bahwa beliau memiliki kekuatan politik yang solid. Hal ini akan membantu beliau dalam menjalankan program pembangunan NTT.
Ketiga, Kekuatan Komunikasi yang Baik: Melki Lakalena dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan responsif. Hal ini akan memudahkan beliau dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Diaspora NTT, untuk membangun sinergi dalam memajukan NTT.
Dialog warga Diaspora Jabodetabek dihadiri oleh Melki Laka Lena yang tentunya sebelum masukan pendapat atau pandangan dari peserta Melki terdahulu memaparkan visi misi dan program kerjanya serta perjuangan yang telah dilakukan dalam kampanye bersama Jhoni Asadoma dan tim.
Diakhir dialog Mayjen TNI (Purn) Jan Pieter Ate memberikan pernyataan buat Melki-Johni, "Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau mendengarkan dan responsif atas kritik serta saran masyarakat." *(edt/usgo)